Alamat:
Jl. Kebo Iwa II Gg. Batu Sunia, Padangsambian Kaja, Kota Denpasar
Jam Kerja
Senin-Jumat: 8AM - 5PM
Sabtu-Minggu: 8AM - 3PM

Gurem adalah tungau pengisap darah pada unggas yang dapat menyerang ayam, sarang, kandang, dan kadang menggigit manusia. Kenali tanda, risiko, dan cara membasmi gurem dengan aman.
Gurem adalah hama kecil yang sering menyerang ayam, terutama ayam kampung, ayam petelur, unggas peliharaan, dan kandang yang lembap atau jarang dibersihkan. Banyak orang menyebutnya kutu ayam, tetapi secara ilmiah gurem lebih tepat disebut tungau unggas.
Jenis yang sering dikaitkan dengan gurem adalah Ornithonyssus bursa, dikenal sebagai tropical fowl mite. Pada peternakan ayam, masalah tungau juga sering berhubungan dengan Dermanyssus gallinae, atau poultry red mite. Keduanya termasuk ektoparasit, yaitu parasit yang hidup di luar tubuh inang dan mengisap darah unggas.
Masalah gurem tidak boleh diremehkan. Pada ayam, infestasi berat dapat menyebabkan stres, gatal, iritasi, anemia, penurunan produksi telur, dan gangguan pertumbuhan. Pada lingkungan rumah, gurem juga bisa menyebar dari kandang, sarang burung, atap, plafon, atau celah bangunan lalu menggigit manusia. Ornithonyssus bursa dikenal sebagai tungau pengisap darah pada unggas dan burung liar, serta dilaporkan dapat menggigit manusia dalam kondisi tertentu.
Gurem adalah tungau berukuran sangat kecil yang hidup pada unggas atau lingkungan kandang. Karena ukurannya kecil, gurem sering sulit terlihat jelas. Biasanya pemilik ayam baru menyadari setelah ayam terlihat gelisah, sering menggaruk, bulu rusak, produksi telur menurun, atau muncul rasa gatal pada manusia di sekitar kandang.

Secara sederhana, gurem bekerja seperti “nyamuk kecil” pada unggas. Ia mengisap darah, bersembunyi di sela bulu, sarang, retakan kandang, bambu, kayu, kardus, atau celah dinding. Pada malam hari, beberapa jenis tungau lebih aktif mencari darah.
Perbedaan pentingnya:
Ornithonyssus bursa lebih sering ditemukan pada tubuh burung atau unggas.
Dermanyssus gallinae sering bersembunyi di celah kandang pada siang hari dan naik ke tubuh ayam untuk mengisap darah, terutama pada malam hari. Literatur poultry red mite menyebut tungau ini dapat bersembunyi di retakan dan celah kandang, sehingga pengendaliannya harus mencakup tubuh unggas, kandang, dan peralatannya.
Ayam yang terserang gurem biasanya menunjukkan perubahan perilaku. Gejalanya bisa ringan sampai berat, tergantung jumlah tungau dan kondisi kandang.
Ciri-ciri ayam terkena gurem antara lain:
Pada infestasi berat, tungau pengisap darah dapat menyebabkan kehilangan darah dan stres fisiologis pada unggas. Review tentang Dermanyssus gallinae menyebut tungau merah unggas sebagai salah satu ektoparasit paling bermasalah pada ayam petelur karena berdampak pada kesejahteraan ayam, produksi, dan kualitas telur.
Ya, gurem dapat menggigit manusia, terutama ketika populasi tinggi atau inang utamanya tidak tersedia. Misalnya, saat ayam dipindahkan, kandang dibongkar, sarang burung di atap dibuang, atau unggas mati. Dalam kondisi seperti itu, tungau dapat bergerak mencari sumber darah lain.
Gigitan gurem pada manusia dapat menyebabkan:
Namun, manusia bukan inang utama bagi tungau unggas. Kasus dermatitis akibat tungau burung dapat sulit dikenali karena gejalanya mirip gigitan serangga lain. Laporan kasus tentang Ornithonyssus bursa menunjukkan tungau ini dapat menyebabkan dermatitis pada manusia, terutama ketika ada sumber burung atau sarang di sekitar tempat tinggal.
Gurem biasanya berasal dari ayam, unggas lain, kandang, sarang, atau burung liar. Pada rumah, sumbernya sering tidak langsung terlihat. Bisa saja berasal dari kandang ayam di dekat rumah, sangkar burung, sarang burung di plafon, celah atap, atau bangunan yang memiliki banyak burung bertengger.
Sumber umum gurem:
Jika gurem muncul di kamar, plafon, atau dinding, jangan hanya menyemprot area dalam rumah. Cari sumbernya. Jika ada sarang burung di atap atau kandang ayam dekat rumah, sumber tersebut harus ditangani.
Cara membasmi gurem harus menyasar tiga titik sekaligus: ayam, kandang, dan lingkungan sekitar. Jika hanya ayam yang diobati tetapi kandang tetap penuh tungau, gurem dapat kembali dengan cepat.
Ayam yang terlihat sangat gelisah, lemas, bulunya rusak, atau penuh tungau sebaiknya dipisahkan sementara. Tujuannya untuk memudahkan pemeriksaan dan mengurangi penyebaran ke ayam lain.
Periksa bagian tubuh yang sering menjadi tempat tungau:
Gunakan sarung tangan saat memeriksa ayam. Setelah selesai, cuci tangan dan ganti pakaian jika kandang infestasinya berat.
Pembersihan kandang adalah langkah utama. Gurem dapat bersembunyi di celah kandang, sambungan kayu, bambu, sarang, lantai, dinding, tempat bertengger, dan wadah pakan.
Langkah pembersihan kandang:
Untuk Dermanyssus gallinae, pembersihan saja sering belum cukup karena tungau dapat bertahan di celah lingkungan kandang. Studi kontrol jangka panjang menunjukkan pendekatan gabungan seperti pembersihan, disinfeksi, aplikasi akarisida berbasis silika, dan monitoring berkala dapat membantu mengendalikan infestasi poultry red mite.
Gurem menyukai tempat lembap dan terlindung. Setelah dibersihkan, kandang perlu dikeringkan. Sinar matahari membantu mengurangi kelembapan dan membuat kandang kurang nyaman bagi tungau.
Lakukan:
Kandang yang kering dan berventilasi baik lebih sulit mendukung ledakan populasi tungau.
Karena gurem adalah tungau, bahan pengendali yang digunakan sebaiknya merupakan akarisida atau produk yang memang berlabel untuk tungau unggas. Jangan memakai insektisida sembarangan, terutama pada ayam petelur atau ayam konsumsi.
Perhatikan:
Untuk peternakan atau kandang besar, pengendalian harus lebih terukur karena penggunaan bahan yang salah dapat menimbulkan residu dan resistensi.
Ayam yang terserang gurem berat dapat mengalami stres dan lemah. Selain membasmi tungau, perbaiki kondisi ayam.
Langkah pendukung:
Jika ayam sangat lemas, anak ayam mati, atau terjadi penurunan produksi telur besar, konsultasikan dengan tenaga kesehatan hewan.
Jika gurem muncul di rumah, sumbernya sering berasal dari burung liar. Sarang burung di atap, plafon, ventilasi, atau sekitar eaves dapat menjadi sumber tungau.
Langkah penanganan:
Setelah sarang dibuang, tungau dapat menyebar ke area rumah untuk mencari inang baru. Karena itu, pembersihan harus dilakukan hati-hati dan sumber masuk burung perlu ditutup.
Jika gurem sudah masuk ke rumah, bersihkan area yang sering dikeluhkan gatal atau terlihat ada tungau kecil.
Fokus pada:
Cuci kain, selimut, dan pakaian dengan air panas jika memungkinkan. Vacuum area celah, lalu buang kantong vacuum atau bersihkan tabungnya dengan hati-hati. Jangan lupa menangani sumber utama, karena pembersihan rumah saja tidak cukup jika kandang atau sarang burung masih aktif.
Gunakan layanan pest control Bali jika gurem sudah menyebar ke kamar, plafon, dinding, atau area keluarga. Masalah tungau unggas di rumah sering sulit karena sumbernya bisa tersembunyi di atap, sarang burung, kandang, atau celah bangunan.
Bantuan profesional diperlukan jika:
Untuk kasus kandang unggas, bantuan dokter hewan atau tenaga peternakan juga penting agar treatment aman bagi ayam dan produk telur/daging.
Pencegahan gurem harus dilakukan secara rutin. Tungau mudah kembali jika kandang kotor, lembap, dan banyak celah persembunyian.
Langkah pencegahan:
Untuk kandang skala kecil, kebersihan dan sinar matahari sangat membantu. Untuk peternakan, perlu monitoring populasi tungau dan program kontrol yang lebih sistematis.
Beberapa kesalahan membuat gurem cepat kembali:
Gurem harus ditangani dari sumbernya. Jika sumbernya ayam, kandang harus dibersihkan. Jika sumbernya burung liar, sarang dan akses burung harus ditangani.
Masalah gurem perlu ditangani serius jika:
Pada kondisi berat, jangan hanya mengandalkan bahan alami. Gunakan pendekatan terpadu dan konsultasi dengan pihak yang memahami unggas atau pest control.
Cara membasmi gurem harus dilakukan dengan memahami bahwa gurem adalah tungau unggas, bukan sekadar kutu biasa. Jenis yang sering dibahas adalah Ornithonyssus bursa dan Dermanyssus gallinae, yaitu tungau pengisap darah yang dapat menyerang ayam, bersembunyi di kandang, dan kadang menggigit manusia.
Penanganan terbaik adalah kombinasi antara pemeriksaan ayam, pembersihan kandang total, pengeringan, penggunaan akarisida sesuai label, penanganan sarang burung, dan pembersihan area rumah yang terdampak. Jika gurem menyebar ke rumah atau infestasi kandang berat, gunakan bantuan profesional agar sumber masalah ditemukan dan ditangani dengan aman.
Dipublikasikan pada: 10 Desember 2020
Terakhir diperbarui pada: 28 Mei 2026