Mengenal Jenis Kutu pada Anjing & Cara Membasminya

Tidak bisa dipungkiri terdapat beragam jenis kutu pada anjing. Kehadiran binatang berukuran sangat kecil tersebut tentu mengganggu hewan peliharaan Anda. Bahkan acapkali ditemukan di banyak jenis binatang. Termasuk hewan yang mempunyai bulu halus. Lembutnya bulu justru membuatnya nyaman bersarang di tubuh hewan kesayangan.

Hewan yang sudah terserang umumnya mengalami rasa gatal-gatal. Beberapa diantaranya memperlihatkan tanda kemerahan. Warna merah tersebut terjadi akibat gigitan. Pasalnya kutu sendiri bisa bertahan di tubuh hewan dengan menghisap darah. Jika hal tersebut terjadi dalam waktu lama alhasil area tubuh akan terlihat memerah.

Bahkan pada kondisi yang lebih serius bisa menyebabkan infeksi. Oleh karena itu penting untuk membasminya. Namun sebelum membersihkan dan mencegahnya muncul kembali Anda harus memiliki wawasan mengenai jenis-jenisnya. Dalam hal ini kesehatan dan kebersihan bulu binatang peliharaan juga perlu diperhatikan dengan seksama.

Ragam Jenis Kutu pada Anjing secara Umum

Sangat penting mengenal macam kutu yang umumnya menyerang hewan layaknya anjing peliharaan. Mengingat masing-masing hewan bisa terserang kutu yang berbeda. Jika kurang pengetahuan dan wawasan tentu sulit untuk membasminya. Apalagi jika binatang kecil tersebut sudah menetap lama pada bulu-bulu halus.

Beberapa macam kutu yang sering tumbuh di tubuh anjing seperti diantaranya berikut ini:

Kutu Pinjal (Flea)

Namanya juga kerapkali disebut kutu kucing. Alasannya karena binatang ini juga menjangkiti kucing. Karakteristiknya dapat dilihat dari ukurannya yang tampak kecil dan bulat serta pipih. Warnanya umumnya cenderung hitam kemerahan. Bagian kaki belakangnya justru tampak lebih panjang. Pergerakannya sangat cepat dan bisa melompat.

Caplak (Tick)

Satu lagi binatang yang menyebar di bulu anjing yaitu caplak. Kutu ini menjadi musuh besar anjing karena dapat menyebabkan infeksi. Sayangnya, hampir semua anjing yang hidup di Indonesia rentan terinfeksi kutu caplak. Disebut caplak lantaran dapat bertahan hidup tanpa makanan. Namun aktif di tubuh anjing.

Lice

Nama tungau yang satu ini barangkali kurang familiar di telinga Anda. Namun jangan salah karena serangga kecil ini dapat memakan jaringan pada kulit anjing peliharaan Anda. Tungau tersebut bahkan bisa bertelur dan berkembang di tubuh anjing. Penyebarannya terjadi lewat anjing yang sudah terinfeksi.

Tungau Demodex

Jenis tungau lainnya yaitu Demodex. Ukuran tungau ini sangat kecil. Sehingga jarang terlihat dengan kasat mata. Untuk melihatnya Anda membutuhkan mikroskop maupun kaca pembesar. Penyebarannya mulai meningkat saat kekebalan tubuh anjing menurun. Binatang yang sudah terjangkit akan mulai memunculkan gejala kemerahan, kulit botak dan berkerak.

Tungau Sarcoptes

Kutu Sarcoptes juga masih erat kaitannya dengan jenis sebelumnya. Karakteristiknya cenderung berukuran kecil. Serangan Sarcoptes justru membuat kulit terlihat putih. Biasanya muncul kurap pada kulit anjing dengan tanda warna putih. Bisa juga terjadi kebotakan dan rasa gatal akibat gigitannya. Tungau ini mudah menular ke manusia.

Langkah Membasmi Kutu & Tungau pada Anjing

Setelah mengetahui macam-macam tungau di atas langkah Anda belum selesai. Tungau yang tumbuh subur jika tidak segera dibasmi berpotensi mengganggu kesehatan anjing. Apalagi saat penyebarannya menyebabkan kurap, gatal dan infeksi. Pengobatannya bisa jadi lebih serius karena tungau bertahan lebih lama.

Langkah-langkah pembasmian tungau diantaranya sebagai berikut:

Memanfaatkan cuka apel

Cuka apel tentu tidak asing bagi Anda. Siapa sangka manfaatnya sangat besar untuk membasmi tungau. Cuka apel umumnya sangat tidak disukai kutu. Campurkan cuka apel pada sedikit air. Setelah itu balurkan campuran tersebut pada bulu anjing dan bagian yang dijadikan sarang tungau

Membasmi dengan lemon

Buah lemon memiliki sifat yang bagus untuk membersihkan tungau. Salah satunya tungau yang menjangkiti binatang anjing. Potong-potong lemon dan rebus dengan air mendidih. Kemudian tunggu hingga airnya dingin. Selanjutnya semprotkan air lemon tersebut pada tubuh anjing. Usahakan agar semprotan tidak mengenai mata piaraan Anda. Tidak hanya perawatan pada tubuh anjing saja. Anda juga harus memperhatikan setiap sisi kandang hewan peliharaan. Pasalnya tungau seringkali bersarang dan berkembang di dalam kandang. Pembersihan kandang sebaiknya dilakukan secara rutin dan konsisten. Agar cara membasmi kutu pada anjing di atas berhasil secara maksimal.

Baca juga: 8 Cara Membasmi Kutu Anjing dengan Bahan Alami

Itu dia beberapa jenis kutu yang umum ditemukan pada anjing di Indonesia beserta cara membasmi kutu anjing dengan bahan alami. Hal ini dilakukan agar hewan peliharaan Anda terhindar dari bahan kimia yang berbahaya. Jika butuh pest control profesional untuk membasmi kutu anjing silakan hubungi ecoforpest melalui form online.

1 komentar untuk “Mengenal Jenis Kutu pada Anjing & Cara Membasminya”

  1. Ping-kembali: 8 Cara Membasmi Kutu Anjing dengan Bahan Alami | Ecoforpest Exterminator

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *