Alamat:
Jl. Kebo Iwa II Gg. Batu Sunia, Padangsambian Kaja, Kota Denpasar
Jam Kerja
Senin-Jumat: 8AM - 5PM
Sabtu-Minggu: 8AM - 3PM
Kategori kutu dan tungau membahas parasit kecil yang dapat mengganggu manusia, hewan peliharaan, unggas, dan lingkungan sekitar. Kelompok ini mencakup pinjal, caplak, lice, gurem, tungau, serta parasit lain yang sering menyebabkan gatal, iritasi, luka, atau gangguan kesehatan. Artikel dalam kategori ini membantu pembaca mengenali perbedaan jenis kutu dan tungau, memahami sumber infestasi, serta memilih langkah pengendalian yang aman untuk hewan, manusia, dan lingkungan.

Gegat atau silverfish adalah serangga kecil yang menyukai tempat gelap, lembap, dan banyak bahan berpati seperti kertas, lem, kardus, buku, serta kain. Cara membasmi gegat yang efektif harus dimulai dari mengurangi kelembapan, membersihkan area penyimpanan, menutup celah, dan melakukan monitoring hama.

Kutu buku adalah serangga kecil yang sering muncul pada buku, arsip, kertas, dan area lembap. Cara membasmi kutu buku yang tepat bukan hanya memakai insektisida, tetapi menurunkan kelembapan, membersihkan rak, memisahkan buku terinfestasi, dan menerapkan pengendalian hama terpadu.

Gurem adalah tungau pengisap darah pada unggas yang dapat menyerang ayam, sarang, kandang, dan kadang menggigit manusia. Kenali tanda, risiko, dan cara membasmi gurem dengan aman.

Tidak semua “kutu anjing” berasal dari jenis yang sama. Pada anjing, gangguan kulit dapat disebabkan oleh pinjal, caplak, lice, tungau Sarcoptes, dan Demodex. Masing-masing memiliki ciri, risiko, dan cara penanganan berbeda. Artikel ini membahas jenis kutu pada anjing, gejala yang perlu diperhatikan, serta langkah aman untuk membasminya dengan bantuan dokter hewan dan pengendalian lingkungan.

Bahan alami sering dicari untuk membasmi kutu anjing, tetapi tidak semuanya aman dan efektif. Artikel ini membahas cara alami yang relatif aman, batas penggunaannya, risiko essential oil, serta kapan anjing tetap perlu ditangani dokter hewan.