Alamat:
Jl. Kebo Iwa II Gg. Batu Sunia, Padangsambian Kaja, Kota Denpasar
Jam Kerja
Senin-Jumat: 8AM - 5PM
Sabtu-Minggu: 8AM - 3PM

Bayclin sering digunakan sebagai bahan dasar untuk membuat larutan disinfektan rumahan. Namun, banyak informasi di internet yang mencampurkan Bayclin dengan Wipol, sabun, atau bahan pembersih lain tanpa memperhatikan keamanan. Padahal, pencampuran bahan kimia tertentu dapat menghasilkan gas berbahaya. Artikel ini membahas cara membuat disinfektan dari Bayclin sesuai rekomendasi kesehatan, kapan disinfektan diperlukan, serta bahan apa saja yang tidak boleh dicampurkan.
Apakah Bayclin Bisa Dijadikan Disinfektan?
Ya, Bayclin merupakan produk pemutih pakaian yang mengandung natrium hipoklorit (sodium hypochlorite) sebagai bahan aktif.

Natrium hipoklorit telah lama digunakan sebagai disinfektan karena mampu menonaktifkan berbagai mikroorganisme seperti bakteri, virus, dan jamur pada permukaan benda mati.
Namun, efektivitasnya sangat bergantung pada:
Karena itu, membuat disinfektan tidak cukup hanya menuangkan Bayclin ke dalam air secara sembarangan.
Ini adalah kesalahan yang paling sering terjadi.
Pembersih (cleaner) berfungsi mengangkat:
Sedangkan disinfektan bertugas menonaktifkan mikroorganisme yang masih tersisa setelah permukaan dibersihkan.
Artinya, apabila meja masih penuh minyak atau lumpur, penyemprotan disinfektan menjadi kurang efektif.
CDC maupun WHO sama-sama menekankan bahwa permukaan yang kotor harus dibersihkan terlebih dahulu sebelum dilakukan disinfeksi.
Pada prinsipnya, larutan disinfektan dibuat dengan mengencerkan produk pemutih berbahan natrium hipoklorit sesuai petunjuk pada label produk. Karena konsentrasi natrium hipoklorit pada setiap merek dapat berbeda dan dapat berubah dari waktu ke waktu, tidak tepat memberikan satu takaran yang berlaku untuk semua produk.
Langkah umum yang aman adalah:
Catatan: Hindari menggunakan takaran dari media sosial atau artikel lama yang tidak menyebutkan konsentrasi bahan aktif, karena dapat menghasilkan larutan yang terlalu encer (kurang efektif) atau terlalu pekat (berisiko mengiritasi kulit dan saluran pernapasan).
Tidak dianjurkan, kecuali produsen secara jelas menyatakan produk tersebut aman untuk dicampurkan.
Banyak orang mencampur Bayclin dengan Wipol karena mengira hasilnya menjadi “lebih ampuh”. Padahal, komposisi Wipol dapat berbeda-beda tergantung variannya dan bisa mengandung bahan pembersih atau pewangi yang tidak dirancang untuk dicampur dengan pemutih berbasis klorin.
Secara umum, natrium hipoklorit tidak boleh dicampurkan dengan produk pembersih lain tanpa petunjuk yang jelas dari produsennya.
Ini merupakan bagian terpenting yang sering diabaikan.
Contohnya:
Pencampuran ini dapat menghasilkan gas klorin yang berbahaya apabila terhirup.
Beberapa cairan pembersih kaca atau pembersih serbaguna mengandung amonia.
Campuran amonia dan natrium hipoklorit dapat menghasilkan gas kloramin, yang dapat menyebabkan iritasi mata, hidung, tenggorokan, hingga gangguan pernapasan.
Pencampuran dengan alkohol tidak meningkatkan efektivitas disinfeksi dan justru dapat menghasilkan senyawa yang berbahaya.
Mencampurkan beberapa produk sekaligus bukan berarti hasilnya lebih baik.
Sebaliknya, reaksi kimia yang terjadi justru dapat mengurangi efektivitas atau menimbulkan risiko kesehatan.
Agar proses disinfeksi efektif:
Area yang sering disentuh seperti gagang pintu, meja, sakelar lampu, dan pegangan tangga umumnya menjadi prioritas untuk dibersihkan.
Tidak.
Setelah pandemi COVID-19, berbagai organisasi kesehatan menegaskan bahwa penyemprotan disinfektan secara berlebihan pada seluruh ruangan bukanlah praktik yang dianjurkan.
Disinfeksi lebih tepat difokuskan pada permukaan yang sering disentuh atau area yang memang berisiko terkontaminasi.
Layanan profesional dapat dipertimbangkan apabila:
Untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari, pembersihan rutin dan penggunaan disinfektan sesuai petunjuk umumnya sudah memadai.
Bayclin dapat digunakan sebagai bahan dasar disinfektan karena mengandung natrium hipoklorit. Namun, pengenceran harus mengikuti konsentrasi bahan aktif pada produk dan petunjuk resmi yang berlaku.
Yang tidak kalah penting, jangan mencampurkan Bayclin dengan Wipol, cairan pembersih lain, amonia, alkohol, atau bahan asam tanpa petunjuk produsen karena dapat menimbulkan reaksi kimia yang berbahaya.
Disinfektan juga bukan pengganti proses membersihkan. Permukaan yang bersih akan membuat proses disinfeksi bekerja jauh lebih efektif.
Dipublikasikan pada: 3 April 2021
Terakhir diperbarui pada: 3 Juli 2026