Alamat:
Jl. Kebo Iwa II Gg. Batu Sunia, Padangsambian Kaja, Kota Denpasar
Jam Kerja
Senin-Jumat: 8AM - 5PM
Sabtu-Minggu: 8AM - 3PM

Tocat atau yang lebih dikenal sebagai tomcat bukanlah semut maupun rayap, melainkan kumbang kecil dari genus Paederus. Serangga ini tidak menggigit atau menyengat, tetapi cairan tubuhnya mengandung racun yang dapat menyebabkan iritasi kulit apabila tertekan atau hancur. Artikel ini membahas cara membasmi tocat dengan aman, penyebab kemunculannya, serta langkah pencegahan agar tidak kembali masuk ke rumah.
Di berbagai daerah di Indonesia, serangga ini sering disebut tocat, tomcat, atau semut tomcat. Padahal secara ilmiah, tomcat bukan semut.

Tomcat merupakan kumbang kecil dari genus Paederus, famili Staphylinidae (rove beetle). Tubuhnya ramping dengan warna oranye dan hitam yang khas, berukuran sekitar 7–10 mm.
Yang membuat tomcat berbahaya bukan gigitannya, melainkan cairan tubuh yang mengandung pederin, yaitu senyawa toksik yang dapat menyebabkan peradangan pada kulit.
Karena itu, cara membasmi tocat harus berbeda dengan serangga rumah lainnya.
Tomcat sebenarnya lebih banyak hidup di area persawahan, lahan pertanian, kebun, dan padang rumput yang lembap.
Mereka mulai masuk ke permukiman ketika habitatnya terganggu, misalnya akibat:
Tomcat termasuk serangga yang tertarik pada cahaya (positively phototactic) sehingga sering beterbangan menuju lampu rumah pada malam hari.
Tidak.
Ini merupakan salah satu kesalahpahaman yang paling sering terjadi.
Tomcat:
Masalah muncul ketika serangga ini terpencet, baik oleh tangan, pakaian, handuk, maupun saat seseorang berguling ketika tidur.
Saat tubuhnya hancur, cairan yang mengandung pederin keluar dan mengenai kulit.
Beberapa jam kemudian kulit dapat mengalami:
Kondisi ini dikenal sebagai Paederus dermatitis atau dermatitis linearis.
Kesalahan yang paling sering dilakukan adalah langsung memukul atau menekan tomcat.
Cara ini justru meningkatkan risiko cairan pederin mengenai kulit.
Apabila menemukan tomcat, lebih baik:
Kemudian pindahkan ke luar rumah atau buang tanpa menyentuh tubuhnya secara langsung.
Karena tertarik pada cahaya, tomcat lebih mudah masuk ke rumah yang menggunakan lampu terang dengan pintu atau jendela terbuka.
Langkah sederhana yang dapat dilakukan:
Kasa nyamuk bukan hanya efektif mencegah nyamuk, tetapi juga membantu mengurangi masuknya berbagai serangga kecil termasuk tomcat.
Pastikan tidak ada celah pada:
Rumput tinggi, semak, dan tanaman liar dapat menjadi tempat berlindung berbagai serangga.
Menjaga halaman tetap rapi membantu mengurangi kemungkinan tomcat berada terlalu dekat dengan rumah.
Apabila tomcat muncul dalam jumlah besar akibat migrasi dari area persawahan atau lahan terbuka, penggunaan insektisida dapat dipertimbangkan.
Namun penyemprotan sebaiknya dilakukan secara hati-hati dan hanya menggunakan produk yang telah terdaftar sesuai petunjuk penggunaan.
Perlu diingat bahwa membunuh tomcat satu per satu tidak selalu menyelesaikan masalah apabila sumber kedatangannya berasal dari lingkungan sekitar.
Apabila tomcat terlanjur menempel pada kulit:
Jika sudah muncul iritasi yang cukup berat, segera konsultasikan ke tenaga medis untuk mendapatkan penanganan yang sesuai.
Pencegahan lebih efektif dibanding harus menangani iritasi kulit.
Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:
Apabila rumah berada di dekat sawah, kemunculan tomcat biasanya bersifat musiman sehingga kewaspadaan perlu ditingkatkan pada periode tersebut.
Bantuan profesional dapat dipertimbangkan apabila:
Inspeksi akan membantu menentukan sumber masuknya tomcat dan metode pengendalian yang paling sesuai tanpa meningkatkan risiko paparan pederin.
Cara membasmi tocat tidak sama dengan membasmi nyamuk atau kecoa. Yang paling penting adalah menghindari kontak langsung dengan tubuh serangga, karena cairan pederin di dalam tubuhnya dapat menyebabkan iritasi kulit.
Mengurangi cahaya yang menarik tomcat, memasang kasa pada ventilasi, menjaga kebersihan lingkungan, dan menutup jalur masuk merupakan langkah yang jauh lebih efektif dibanding menekan atau memukul tomcat ketika menemukannya.
Dipublikasikan pada: 1 Januari 2022
Terakhir diperbarui pada: 26 Juni 2026