Alamat:
Jl. Kebo Iwa II Gg. Batu Sunia, Padangsambian Kaja, Kota Denpasar
Jam Kerja
Senin-Jumat: 8AM - 5PM
Sabtu-Minggu: 8AM - 3PM

Laron adalah rayap bersayap atau alate yang keluar dari koloni matang untuk kawin dan membentuk koloni baru. Cara membasmi laron tidak cukup hanya mematikan laron yang terbang di lampu, tetapi juga perlu memeriksa sumber rayap, celah bangunan, kelembapan, dan tanda serangan rayap di rumah.
Laron sering muncul tiba-tiba setelah hujan, terutama pada malam hari di sekitar lampu. Dalam waktu singkat, serangga bersayap ini bisa memenuhi teras, ruang tamu, plafon, jendela, atau area dekat lampu. Banyak orang menganggap laron hanya gangguan musiman, padahal kemunculannya bisa menjadi tanda ada koloni rayap matang di sekitar rumah.

Secara sederhana, laron adalah rayap bersayap. Dalam istilah biologi, laron disebut alate, yaitu kasta reproduktif pada koloni rayap. Tugasnya keluar dari sarang, terbang, mencari pasangan, melepas sayap, lalu berusaha membentuk koloni baru.
Karena itu, cara membasmi laron tidak boleh hanya fokus pada laron yang sedang terbang. Laron yang muncul di rumah memang bisa dibersihkan, tetapi sumber masalahnya sering berada pada koloni rayap di tanah, kayu, plafon, taman, atau struktur bangunan.
North Carolina State Extension menjelaskan bahwa termite swarmers adalah rayap dewasa bersayap yang terbang untuk kawin dan membentuk koloni baru, dan kemunculannya sering terjadi setelah hujan.
Laron adalah rayap bersayap yang keluar dari koloni rayap yang sudah cukup matang. Laron bukan jenis hama yang berbeda dari rayap. Ia adalah bagian dari siklus hidup rayap.
Dalam satu koloni rayap, terdapat beberapa kasta, seperti:
Rayap pekerja bertugas mencari makanan dan merusak material kayu atau bahan berselulosa. Rayap prajurit bertugas melindungi koloni. Sementara itu, laron bertugas menyebar dan membentuk koloni baru.
Setelah terbang dan menemukan pasangan, laron akan melepas sayapnya. Itulah sebabnya setelah musim laron, kita sering menemukan banyak sayap tipis berserakan di lantai, dekat jendela, atau sekitar lampu.
University of Maryland Extension menjelaskan bahwa kemunculan alate menunjukkan adanya koloni rayap sehat di sekitar lokasi, terutama jika rayap bersayap ditemukan di dalam bangunan.
Laron datang ke rumah karena tertarik pada cahaya. Lampu teras, lampu ruang tamu, lampu jalan, dan cahaya dari jendela dapat menarik laron dalam jumlah besar.
Beberapa penyebab laron sering masuk rumah:
Texas A&M AgriLife Extension menjelaskan bahwa rayap bersayap dapat tertarik ke cahaya dan biasanya mulai mencari celah pada kayu atau area yang sesuai untuk membentuk koloni baru.

Laron tidak menggigit manusia seperti nyamuk dan tidak menyengat seperti semut api. Gangguan utamanya adalah jumlahnya yang banyak, sayap berserakan, dan membuat rumah kotor.
Namun, laron tetap perlu diperhatikan karena menunjukkan aktivitas reproduksi rayap. Jika laron muncul dari luar rumah, mungkin koloni berada di sekitar taman, pohon, tanah, atau bangunan tetangga. Jika laron muncul dari dalam rumah, risikonya lebih serius karena bisa menandakan koloni rayap sudah berada di struktur bangunan.
Beberapa tanda yang perlu diwaspadai:
Jika tanda-tanda tersebut muncul, jangan hanya membersihkan laron. Lakukan inspeksi rayap karena kemungkinan ada aktivitas rayap yang lebih serius.
Laron sering tertukar dengan semut terbang. Keduanya sama-sama bersayap dan sering muncul dekat lampu. Namun, bentuk tubuhnya berbeda.
Ciri laron atau rayap bersayap:
Ciri semut terbang:
Orkin menjelaskan bahwa rayap bersayap memiliki antena lurus, tubuh tanpa pinggang menyempit, dan sayap depan-belakang yang relatif sama panjang; sedangkan semut terbang memiliki antena menekuk, pinggang menyempit, dan ukuran sayap yang tidak sama.

Berikut beberapa cara praktis untuk mengatasi laron yang sedang masuk ke rumah.
Langkah pertama adalah mengurangi sumber cahaya. Matikan lampu teras, lampu halaman, atau lampu dekat pintu jika tidak dibutuhkan. Jika laron sudah masuk, matikan lampu utama di dalam rumah dan arahkan cahaya ke satu titik di luar atau dekat perangkap.
Tujuannya bukan membunuh semua laron, tetapi mengendalikan arah geraknya agar tidak menyebar ke seluruh ruangan.
Saat musim laron, pastikan pintu dan jendela tertutup pada malam hari. Gunakan kasa nyamuk pada ventilasi atau jendela yang sering dibuka.
Periksa juga celah di bawah pintu. Laron dapat masuk melalui celah kecil, terutama jika ada cahaya dari dalam rumah.
Cara tradisional yang cukup sering digunakan adalah meletakkan baskom berisi air di bawah lampu. Laron yang tertarik cahaya akan mendekat, jatuh ke air, lalu mati.
Cara ini membantu mengurangi laron yang beterbangan di dalam ruangan. Namun, metode ini hanya menangani laron yang sudah masuk, bukan menyelesaikan sumber rayap.
Jika laron sudah memenuhi lantai, dinding, atau dekat jendela, gunakan vacuum cleaner untuk membersihkannya. Cara ini lebih rapi daripada menyapu karena sayap laron sangat ringan dan mudah beterbangan.
Setelah selesai, buang isi vacuum ke tempat sampah tertutup di luar rumah.
Sayap laron yang rontok perlu segera dibersihkan. Selain membuat rumah kotor, sayap yang menumpuk bisa menjadi tanda lokasi aktivitas rayap. Perhatikan di mana sayap paling banyak ditemukan. Lokasi tersebut bisa menjadi petunjuk arah masuk laron.
Jika sayap banyak ditemukan di dekat kusen, lantai kayu, plafon, atau celah dinding, sebaiknya lakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Semprotan serangga rumah tangga memang bisa mematikan laron yang terlihat, tetapi tidak menyelesaikan koloni rayap. Laron hanya sebagian kecil dari sistem koloni. Jika koloni utama masih aktif, laron bisa muncul lagi pada musim berikutnya.
Penggunaan insektisida sembarangan juga dapat menyebarkan bahan kimia ke area dalam rumah tanpa mengendalikan sumber masalah.
Setelah laron hilang, periksa area rumah. Cari tanda-tanda rayap seperti:
Jika ditemukan tanda tersebut, hubungi jasa anti rayap Bali untuk inspeksi. Treatment rayap perlu disesuaikan dengan jenis rayap, lokasi koloni, tingkat kerusakan, dan konstruksi bangunan.
Tidak selalu. Laron bisa datang dari luar rumah karena tertarik lampu. Jika laron hanya muncul sebentar di teras dan tidak ada tanda rayap di dalam bangunan, kemungkinan sumbernya berasal dari luar.
Namun, risiko lebih tinggi jika:
Dalam kondisi seperti ini, laron bukan sekadar gangguan musiman. Ia bisa menjadi tanda awal bahwa ada koloni rayap di sekitar struktur bangunan.
Pencegahan perlu dilakukan sebelum musim laron datang. Beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan:
Rayap menyukai tempat lembap dan sumber makanan berbahan selulosa. Karena itu, pencegahan laron juga berkaitan dengan pencegahan rayap.
Anda sebaiknya menghubungi teknisi profesional jika:
Teknisi pest control akan melakukan inspeksi untuk mengetahui apakah masalahnya hanya laron yang masuk dari luar atau sudah ada koloni rayap aktif di dalam bangunan.
Untuk kasus rayap tanah, metode yang mungkin digunakan bisa berupa soil treatment, injeksi, sistem umpan, atau treatment lain sesuai kondisi bangunan. Untuk rayap kayu kering, pendekatannya berbeda karena koloni dapat berada di dalam kayu.
Laron adalah rayap bersayap yang keluar dari koloni matang untuk kawin dan membentuk koloni baru. Cara membasmi laron di rumah bisa dilakukan dengan mematikan lampu, menutup akses masuk, memakai baskom air, membersihkan sayap, dan menggunakan vacuum cleaner.
Namun, langkah tersebut hanya mengatasi laron yang terlihat. Jika laron muncul dari dalam rumah atau disertai tanda kerusakan kayu, masalahnya bisa lebih serius karena berkaitan dengan koloni rayap.
Karena itu, setelah membersihkan laron, periksa tanda serangan rayap di rumah. Jika ada jalur tanah, kayu kopong, kusen rusak, atau sayap laron menumpuk di area tertentu, segera hubungi kontak Ecoforpest untuk inspeksi dan rekomendasi treatment yang sesuai.
Dipublikasikan pada: 17 Desember 2021
Terakhir diperbarui pada: 28 Mei 2026