Jenis lebah madu di indonesia, itu ada apa aja, tentu bisa menjadi pertanyaan yang wajar untuk ditanyakan oleh sebagian orang. Apalagi, jika mengingat kembali bahwa, pengetahuan dan wawasan tentang nilai dan potensi dari lebah madu masih belum banyak diketahui. Jadinya, wajar-wajar aja, masih ada orang yang mempertanyakan, sebetulnya manfaat dari adanya lebah madu itu apa.

Apa Itu Lebah Madu?

Sebelum kamu mengetahui, jenis lebah madu di Indonesia, itu ada apa saja. Ada baiknya, kamu mengetahui terlebih dahulu, sebetulnya lebah madu itu apa. Yah, ibaratnya, mari kita awali artikel ini dengan sesi kenalan tanpa jabat tangan, dengan serangga yang akan jadi topik pembahasan. Oke, oke?

Lebah Yang Termasuk Ke Jenis Apis

Poin pertama ini, tentu sudah banyak orang yang mengetahui faktanya. Karena, lebah madu memang masih satu keluarga, dengan spesies lebah dalam genus apis. Yang mana, maksud dari genus apis disini,  bisa diartikan sebagai spesies serangga yang memproduksi dan menyimpan madu. Tentunya, madu yang diproduksi dan disimpan pun, bukan madu biasa, tetapi, pasti memiliki bahan baku dari nektar bunga.

Baca juga: Cara Mengusir Sarang Lebah Madu

Hidup Secara Kolonel Sudah Jadi Khas

Selain bisa menghasilkan madu, lebah madu juga biasanya dikenal sebagai jenis lebah yang memiliki ciri khas hidup yang berkolonel. Maksud dari kolonel disini adalah, lebah madu selalu hidup bergerombol dan memiliki satu ratu di setiap sarangnya. Tidak main-main, dalam satu koloni, alias pasukan lebah, bisa terdiri dari 10.000 sampai 60.000 lebah, ini sudah termasuk lebah pekerja, ratu lebah, dan lebah jantan.

Kasta Jadi Patokan Tugas dan Aktivitas

Setiap kasta alias golongan, yang dimiliki oleh seekor lebah madu di suatu koloni, bisa mempengaruhi  ke tugas lebah madu tersebut. Misal, Seekor ratu lebah, memiliki tugas untuk bertelur dan mengatur koloni, lebah jantan, tugasnya hanya mengawasi keamanan koloni. Ada juga, lebah pekerja, yang memiliki tugas, memberi makan ratu, membuat sarang, memproses madu, hingga mencari nektar.

Bagaimana, setelah membaca tiga poin penjelasan tentang lebah madu diatas. Sekarang, sudah paham dong yah, apa itu lebah madu. Tapi, tunggu dulu, kalau kamu ditanya, sebetulnya lebah madu itu berbahaya atau tidak, kamu sudah punya jawaban belum? Kalau belum, tenang, artikel ini bisa membantu kamu untuk cari jawabannya. Bukankah ini bisa jadi keberuntungan kamu hari ini?

Jadi yuk, geser ke arah bawah, untuk menemukan, apa yang kamu inginkan

Apakah Lebah Madu Berbahaya Bagi Manusia?

Ini pertanyaan yang menarik untuk dibahas, di artikel jenis lebah madu di indonesia kali ini. Dan untuk jawabannya, begini, sebetulnya bisa dibilang lebah madu tidak berbahaya. Tetapi, jika kamu sudah terkena sengatan dari lebah yang satu ini, ada beberapa gejala yang pasti akan kamu rasakan. Dimulai dari gejala yang ringan, sampai gejala yang berat yang mengakibatkan kematian. Berikut penjelasannya:

Gejala Yang Ringan

Umumnya, gejala ini ditandai dengan rasa nyeri di area yang terkena sengat lebah, ada rasa panas juga, hingga ada yang sampai bentol dan bengkak. Biasanya juga, bentol dan bengkak akan meluas hingga 2-3 hari, dan ini bisa berlangsung sekitar 5-10 hari. Walaupun begitu, ini bukan patokan angka yang pasti, karena reaksi tubuh masing-masing setiap orang pasti akan berbeda-beda, saat tersengat lebah.

Gejala Yang Berat

Gejala ini biasanya, dialami oleh orang yang memiliki alergi terhadap sengatan lebah. Setelah disengat lebah, akan muncul perasaaan pusing, mual, muntah, diare, muka yang bengkak, sulit menelan, kulit yang pucat, bahkan hingga mengalami sesak nafas, diakhiri dengan hilang kesadaran. Ada baiknya, jika sudah ada salah satu atau lebih dari gejala berat, bisa langsung meminta bantuan tenaga medis segera.

Gimana, setelah membaca gejala-gejala sengatan lebah diatas. Kira-kira, kamu sudah bisa memberikan kesimpulan belum nih, apakah lebah madu ini bahaya atau tidak? Eits, tapi tolong diingat yah, lebah madu itu bukan hewan yang akan langsung menyengat, jika mereka tidak merasa terganggu. Iyah betul, maksudnya, mereka akan menyengat, kalau mereka merasa terganggu dan terancam saja.

“Ah, Tetep aja bikin khawatir dan was-was, apalagi kalau ada lebah madu di rumah. Kira-kira, ada enggak nih, cara untuk mengusir lebah madu?”

Tentu saja, ada jawabannya.

Dan, lagi-lagi, hari ini kamu beruntung. Dengan menggeser kearah bawah saja, kamu akan menemukan jawabannya. 

Cara Mengusir Jenis Lebah Madu yang ada di Indonesia? 

Sebelum kamu memutuskan, ingin mengusir lebah madu yang ada di rumah kamu. Sebaiknya, kamu ketahui dulu jenis lebah madu di Indonesia. Karena, jangan salah, setiap jenis lebah madu, punya potensi memproduksi madu, yang punya nilai juga. Jadinya, sayang aja gitu, kalau kamu usir lebah madu, padahal bisa aja jadi peluang. Butuh bukti? Silahkan, baca poin-poin dibawah ini dengan teliti

Apis Dorsata (Lebah Liar)

Pernah mendengar nama lebah madu yang satu ini? Iyah, sederhananya, lebah liar berarti lebah yang memang liar, alias hidupnya itu di hutan. Sifatnya yang galak, dan sengatannya yang lebih menyakitkan, menjadi penyebab tidak ada yang membudidayakannya. Jadinya, kalau ingin madu dari lebih yang satu ini, harus langsung ambil ke hutan, jangan salah, lebah ini bisa produksi madu 50-60 kg madu per pohon.

Apis Mellifera (Lebah Unggul)

Nah, kalau lebah yang satu ini, sudah jadi favorit peternak lebah madu. Bagaimana tidak difavoritkan, lebah yang satu ini, bisa memproduksi madu yang paling tinggi, mencapai angka 35-40 kg per tahun per sarang. Belum lagi, lebah unggul ini memiliki kemampuan adaptasi yang baik di berbagai jenis iklim, jadinya bisa hidup di cuacana yang bagaimana aja. Benar-benar unggul bukan?

Apis Trigona (Lebah Lanceng)

Bisa dibilang, lebah lanceng adalah lebah yang memiliki ukuran paling kecil dibanding jenis yang lain. selain kecil, lebah ini juga termasuk jinak dan tidak memiliki sengat, jadinya aman untuk diternakan. Produksi madu jenis lebah ini juga, cenderung sedikit, hanya sampai di angka 1-3 kg per tahun. Tapi, lebah ini punya produksi propolis juga, yang angkanya bisa mencapai 2 kg per tahun per sarang.

Apis Cerana (Lebah Lokal)

Tentunya, sudah tidak asing lagi dong dengan jenis lebah madu yang satu ini? Yah, persis sesuai namanya, lebah lokal ini sudah tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Produksi madunya pun, cenderung banyak, yaitu mencapai angka 6-12 kg per tahun per sarang. Kira-kira, kalau sarangnya ada 12, jumlah hasil produksi madunya ada berapa kilo nih, bisa bantu jawab?

Jadi penasaran, setelah kamu mengetahui 4 jenis lebah madu di Indonesia diatas. Apakah kamu masih berpikir, untuk mencari tau cara mengusir lebah madu?


Sumber:

https://dlhk.jogjaprov.go.id/pengenalan-koloni-lebah-madu-bagian-1

https://www.alodokter.com/sengatan-lebah

https://dlhk.jogjaprov.go.id/pengenalan-koloni-lebah-madu-bagian-2

Mengenal Jenis Lebah Madu, Cek Di Sini! | Ariastra